

.png)
.png)

Pemerintah Swiss menunda implementasi pertukaran informasi pajak aset kripto hingga tahun 2027, meskipun kerangka regulasi internasional Crypto-Asset Reporting Framework (CARF) resmi diberlakukan pada 1 Januari 2025. Penundaan ini memberi waktu tambahan bagi lembaga keuangan dan penyedia layanan aset digital di Swiss untuk menyesuaikan sistem pelaporan mereka dengan standar global.
CARF, yang dikembangkan oleh OECD, mewajibkan yurisdiksi untuk berbagi data kepemilikan dan transaksi aset kripto sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi pajak global. Swiss yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat keuangan paling ketat sekaligus paling ramah inovasi, telah menyetujui aturan tersebut ke dalam hukum nasional, namun memutuskan bahwa pertukaran data aktual baru akan dimulai dua tahun lebih lambat dari rencana awal.
Otoritas Swiss menjelaskan bahwa penundaan diperlukan agar infrastruktur teknis dan mekanisme pelaporan sesuai sepenuhnya dengan standar internasional, termasuk harmonisasi sistem antara bank, bursa kripto, hingga custodian. Meski demikian, semua entitas terkait tetap diwajibkan mulai mengumpulkan data sesuai format CARF sejak aturan berlaku.
Keputusan ini menempatkan Swiss sebagai negara yang mengadopsi regulasi kripto modern, tetapi dengan pendekatan bertahap demi menjaga stabilitas dan kepastian hukum bagi industri aset digital yang berkembang pesat.