​Robinhood resmi menambah sekitar 300 Bitcoin senilai $25 juta ke dalam neraca keuangannya pada Oktober 2026. Langkah ini diungkapkan langsung oleh Senior Vice President and General Manager of Crypto Robinhood, Johann Kerbrat, dalam wawancara eksklusif di program The Starting Block pada Rabu (7/10/2026).
​Kerbrat menyampaikan bahwa aksi beli ini ditujukan sebagai sinyal komitmen perusahaan untuk menyelaraskan visi bisnisnya dengan industri kripto. Meski nominal tersebut terbilang kecil bagi perusahaan dengan kapitalisasi pasar di kisaran $100 miliar, langkah ini menegaskan keseriusan Robinhood di tengah ekspansi produk-produk Web3 mereka.
​Keputusan korporasi ini berjalan beriringan dengan peluncuran berbagai fitur baru di ekosistem Robinhood, termasuk rencana pembukaan perdagangan derivatif berjangka (perps) bagi pengguna di AS serta pengembangan jaringan Layer 2 berbasis Arbitrum, Robinhood Chain. Jaringan tersebut bahkan telah mencatat total nilai terkunci (TVL) sebesar $1,05 miliar seiring meningkatnya integrasi layanan keuangan digital di platform mereka.



