asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT68,338.4+607.55 ( +0.9% )
ETHUSDT1,980.21+10.66 ( +0.54% )
HOUSEUSDT0.00161-0.000091 ( -5.36% )
LABUBUUSDT0.0014314-0.000108 ( -7.0% )
MYXUSDT1.0271+0.0019 ( +0.19% )
SLVONUSDT76.9+0.12 ( +0.16% )
SOLUSDT85.78+1.47 ( +1.74% )
XAUTUSDT5,113.1+26.45 ( +0.52% )
XRPUSDT1.4416+0.0212 ( +1.49% )
Powered by
News

Gugatan Polymarket Bisa Tentukan Siapa Regulator Prediction Market AS

User
February 21, 2026 | 12:05 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
February 21, 2026 | 12:05 WIB
Gugatan Polymarket Bisa Tentukan Siapa Regulator Prediction Market AS

Platform prediction market Polymarket mengajukan gugatan federal terhadap negara bagian Massachusetts dalam kasus yang berpotensi menentukan siapa otoritas utama pengawas prediction market di Amerika Serikat.

Sengketa ini berpusat pada pertanyaan apakah kontrak berbasis peristiwa atau event contracts harus diklasifikasikan sebagai derivatif keuangan di bawah Commodity Exchange Act, sehingga berada di bawah yurisdiksi Commodity Futures Trading Commission, atau justru sebagai bentuk perjudian yang diatur oleh hukum negara bagian.

Gugatan tersebut muncul setelah sejumlah tindakan di tingkat negara bagian terhadap platform prediction market, termasuk langkah Massachusetts dan Nevada yang berupaya membatasi kontrak prediksi terkait olahraga. Sebelumnya, platform seperti Kalshi juga menghadapi tekanan regulasi serupa.

Jika pengadilan memutuskan berpihak pada Polymarket, putusan tersebut dapat menciptakan kerangka pengawasan nasional yang seragam di bawah CFTC. Hal ini berpotensi mencegah terjadinya fragmentasi regulasi akibat perbedaan kebijakan antar negara bagian.

Kasus ini dipandang sebagai momen penting bagi industri prediction market di AS, karena akan menentukan apakah sektor tersebut diperlakukan sebagai bagian dari pasar derivatif federal atau tunduk pada rezim perjudian tingkat negara bagian.

Copiedbagikan