asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT74,790.0-2638.77 ( -3.41% )
EDENUSDT0.1044-0.0419 ( -28.64% )
ETHUSDT2,031.97-98.8 ( -4.64% )
FIDAUSDT0.03499-0.00669 ( -16.05% )
HYPEUSDT54.92-5.95 ( -9.78% )
MAPOUSDT0.001713-0.00026 ( -13.18% )
SOLUSDT82.34-4.99 ( -5.71% )
SUIUSDT1.0042-0.1059 ( -9.54% )
U2UUSDT0.00049+0.000068 ( +16.11% )
Powered by
News - Altcoins

Thorchain Kena Hack $11 Juta, Keamanan DeFi Kembali Jadi Sorotan

User
May 18, 2026 | 00:41 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 18, 2026 | 00:41 WIB
Thorchain Kena Hack $11 Juta, Keamanan DeFi Kembali Jadi Sorotan

​Protokol cross-chain THORChain terpaksa melakukan penghentian darurat setelah terkena eksploitasi multichain secara masif. Laporan dari TRM Labs menunjukkan peretas berhasil menguras dana lebih dari $11 juta dari sembilan blockchain berbeda, termasuk Bitcoin, Ethereum, BNB Chain, hingga XRP. Investigasi awal menyebutkan salah satu dari enam Asgard vaults mereka kebobolan, yang otomatis langsung menekan harga token RUNE turun tajam sebesar 21,90% ke kisaran $0,44 dalam waktu 24 jam.

​Insiden ini memperparah krisis kepercayaan pada keamanan bridge DeFi, menyusul kasus Kelp DAO dan Drift Protocol beberapa waktu lalu. Ketakutan terhadap risiko infrastruktur cross-chain ini mulai membuat institusi besar mendiversifikasi rute mereka—seperti Kraken yang langsung memindahkan aset kBTC mereka ke Chainlink CCIP. Kasus THORChain ini membuktikan bahwa efisiensi native swap tanpa wrapping asset ternyata masih menyimpan celah keamanan yang sangat rawan dimanfaatkan peretas.

​Sekarang, fokus para trader tertuju pada rilisnya laporan post-mortem dari tim THORChain untuk melihat kejelasan ganti rugi dan perbaikan celah keamanan mereka. Jika proses mitigasi dan rekonsiliasi dana tidak beres, sentimen skeptis dari investor institusional terhadap likuiditas DeFi dipastikan akan makin memburuk. Kejadian ini menjadi alarm keras bahwa protokol cross-chain harus lebih matang dalam menguji sistem kontrol darurat mereka sebelum menampung likuiditas level institusi.

Copiedbagikan