


​Forward Industries membuat gebrakan di kalangan investor kripto institusional dengan melaporkan total kepemilikan aset mencapai hampir 7 juta SOL per pertengahan Januari 2026. Langkah agresif ini bukan sekadar strategi buy and hold, melainkan pengelolaan treasury aktif secara on-chain. Chief Investment Officer Ryan Navi menyebutkan bahwa strategi ini difokuskan untuk mencetak pendapatan pasif, di mana perusahaan sejauh ini telah meraup lebih dari 133.450 SOL hanya dari imbal hasil staking dengan APY sekitar 6,73%.
​Selain menimbun aset, Forward Industries juga menjadi pionir dalam integrasi aset dunia nyata (Real World Asset) ke ekosistem Solana. Perusahaan mengumumkan bahwa saham mereka yang terdaftar di SEC kini telah tersedia secara live di jaringan blockchain, menjadikannya ekuitas publik pertama yang dapat digunakan langsung dalam protokol Decentralized Finance (DeFi). Mereka bahkan tengah menguji coba Automated Market Maker (AMM) proprieter bernama PropAMM untuk memaksimalkan efisiensi modal antara pasar saham tradisional dan likuiditas kripto.