


​Raksasa aset digital Tether resmi menggandeng bursa lokal terlisensi, Bitqik, untuk meluncurkan inisiatif edukasi finansial di Laos. Langkah strategis yang diumumkan pada Senin (19/1) ini diambil untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai teknologi blockchain, Bitcoin, dan stablecoin (USDT), sekaligus mendorong inklusi keuangan di negara tersebut.
Dalam kemitraan ini, Bitqik menargetkan untuk mengedukasi lebih dari 10.000 orang sepanjang tahun 2026. Program edukasi akan mencakup pembuatan materi pembelajaran daring serta rangkaian seminar dan roadshow di kota-kota utama seperti Vientiane, Pakse, Vang Vieng, dan Luang Prabang. Fokus utamanya adalah mengajarkan kegunaan praktis aset kripto dalam kehidupan sehari-hari agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam ekonomi digital.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk komitmen perusahaan pada edukasi akar rumput. "Inklusi keuangan tidak hanya soal akses, tapi juga pemahaman," ujarnya.
Sementara itu, CEO Bitqik, Virasack Viravong, menyambut baik kolaborasi ini mengingat USDT adalah stablecoin yang paling banyak digunakan di pasar Laos, sehingga edukasi yang tepat sasaran sangat dibutuhkan untuk membangun kepercayaan publik.