

.png)
.png)

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi damai dengan Iran dapat dilakukan melalui telepon, tanpa perlu pertemuan langsung.
Keputusan ini diambil setelah pembicaraan di Islamabad tidak menunjukkan kemajuan, di mana Menteri Luar Negeri Iran meninggalkan lokasi tanpa hasil konkret.
Menurut laporan Reuters, Trump bahkan membatalkan rencana pengiriman utusan Amerika Serikat ke Pakistan, yang sebelumnya dijadwalkan untuk melanjutkan pembicaraan damai.
Trump menilai bahwa perjalanan panjang tersebut tidak efisien, dan komunikasi bisa dilakukan secara langsung melalui jalur telepon jika Iran benar benar ingin bernegosiasi.
Ia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap membuka pintu dialog, namun dengan syarat utama terkait program nuklir Iran.
Sementara itu, Iran tetap melanjutkan upaya diplomasi melalui mediator seperti Pakistan, meskipun belum ada kesepakatan antara kedua pihak.
Situasi ini menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih terbuka, namun pendekatan yang digunakan semakin berubah ke arah komunikasi tidak langsung.
Di tengah konflik yang masih berlangsung, perbedaan posisi antara kedua negara tetap menjadi hambatan utama dalam mencapai kesepakatan.