asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
AIDOGEUSDT0.000000000016078-0.00000000000076 ( -4.51% )
AKIUSDT0.000262-0.000076 ( -22.48% )
AVLUSDT0.03633-0.00855 ( -19.05% )
BTCUSDT80,525.8-209.91 ( -0.26% )
ETHUSDT2,304.63+21.37 ( +0.94% )
HYPEUSDT39.37-1.48 ( -3.62% )
OSMOUSDT0.0655-0.0045 ( -6.43% )
SAGAUSDT0.0285-0.00726 ( -20.3% )
SOLUSDT94.5-0.38 ( -0.4% )
Powered by
News

Trump Beri Ultimatum Iran: Penuhi Kesepakatan Damai atau Eskalasi Berlanjut

User
May 6, 2026 | 23:05 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 6, 2026 | 23:05 WIB
Trump Beri Ultimatum Iran: Penuhi Kesepakatan Damai atau Eskalasi Berlanjut

​Donald Trump merilis pernyataan resmi pada Rabu (6/5) terkait  perkembangan konflik dengan Iran. Melalui rilis resminya di Truth Social, Trump menegaskan bahwa operasi militer "Epic Fury" akan dihentikan jika Iran memenuhi poin-poin kesepakatan damai yang telah dirundingkan. Jika tercapai, blokade di Selat Hormuz akan dibuka kembali untuk seluruh pelayaran internasional. Namun, Trump memberi ultimatum keras bahwa jika Iran menolak, AS akan memulai kembali operasi militer dengan intensitas yang jauh lebih tinggi.

​Meski sinyal perdamaian menguat, Trump menyatakan masih "terlalu dini" untuk memulai persiapan penandatanganan kesepakatan damai. Pernyataan ini muncul di tengah laporan bahwa Israel tidak menyadari posisi AS yang sudah sangat dekat dengan kesepakatan, sementara sumber internal mengklaim Israel justru tengah bersiap melakukan eskalasi pertempuran.

​Berita mengenai potensi pembukaan kesepakatan damai  ini memicu anjloknya harga minyak mentah global secara signifikan. Harga Brent merosot tajam hingga di bawah level US$102 per barel, sementara WTI jatuh ke kisaran US$96 per barel. Meskipun harga turun karena harapan perdamaian, ketidakpastian dari ultimatum Trump dan kesiapan militer Israel tetap membuat situasi di jalur energi utama dunia tersebut masih dalam kondisi siaga tinggi.

Copiedbagikan