Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan melancarkan serangan militer terhadap Iran sebelum pemilu paruh waktu (midterm elections) pada 3 November mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social pada 8 Oktober, menyusul adanya rangkaian diskusi produktif yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.
​Kendati demikian, Trump memastikan blokade ekonomi dan maritim terhadap Iran akan tetap diberlakukan secara penuh. Ia mengklaim bahwa distribusi energi di Selat Hormuz tetap berjalan dengan volume masif mencapai 22 juta barel minyak dalam semalam, meskipun tidak ada satu pun pasokan yang masuk atau keluar dari Iran di tengah kondisi ekonomi dan militer negara tersebut yang melemah.
​Dalam pernyataan yang sama, Trump kembali menggarisbawahi sikap tegas pemerintahannya bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan untuk memiliki senjata nuklir.



