


​Presiden AS Donald Trump mengungkapkan rencana untuk segera mengumumkan nama calon Ketua The Fed yang baru pada pekan depan. Pengumuman ini menjadi sorotan utama pelaku market karena akan menentukan arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat di masa depan.
​Dalam pernyataannya pada Kamis (29/1), Trump kembali menegaskan pandangannya soal kebijakan moneter. Ia secara lugas menyebut bahwa suku bunga acuan saat ini seharusnya dipangkas 2-3 persen dari posisi sekarang. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa Trump mencari sosok pimpinan bank sentral yang berani mengambil langkah agresif untuk melonggarkan kebijakan uang ketat.
Jika terpilih, Ketua The Fed baru ini diprediksi akan langsung mendapat tekanan berat untuk merealisasikan keinginan Trump menurunkan suku bunga secara signifikan demi memacu laju ekonomi AS.