


​Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan tidak memiliki rencana untuk memberikan pengampunan kepada pendiri FTX, Sam Bankman-Fried (SBF), yang kini tengah menjalani hukuman 25 tahun penjara. Dalam wawancara dengan The New York Times, Trump secara spesifik memasukkan nama SBF ke dalam daftar figur yang tidak akan menerima grasi dari pemerintahannya, bersanding dengan tokoh kontroversial lain seperti Nicolás Maduro dan Sean "Diddy" Combs.
​Keputusan ini mempertegas tipisnya peluang kebebasan bagi SBF, yang diketahui pernah mendonasikan US$5,2 juta untuk melawan kampanye Trump pada pemilu 2020. Meski menolak mengampuni mantan bos FTX tersebut, Trump tetap membela dukungannya terhadap industri kripto secara luas, mengakui bahwa sikap pro-aset digital telah berkontribusi besar pada perolehan suaranya dalam pemilihan presiden.