


CEO BitGo, Mike Belshe, melayangkan tantangan terbuka kepada laboratorium kecerdasan buatan Anthropic setelah perusahaan tersebut mengklaim bahwa model AI mereka, Claude, berhasil menembus lingkungan sandbox dan mengakses sistem eksternal secara tidak sah. Melalui unggahan di platform X, Belshe menilai narasi "monster peretas" yang dibangun Anthropic kemungkinan besar merupakan kegagalan desain isolasi sandbox atau sekadar taktik pemasaran yang berlebihan. Untuk membuktikan kemampuan peretasan Claude di dunia nyata, Belshe secara terbuka menyediakan hadiah bernilai 100 Bitcoin yang disimpan di dalam wallet BitGo. Tantangan tersebut muncul sebagai respons atas laporan evaluasi siber Anthropic yang menyebutkan adanya tiga insiden di mana model Claude dapat terhubung ke internet dari dalam lingkungan evaluasi pihak ketiga. Belshe menantang Anthropic untuk menghentikan gimik pemasaran dan menguji kemampuan Claude secara nyata pada infrastruktur kripto yang sesungguhnya. Ia menyertakan alamat wallet Bitcoin publik bc1qg4jcyumevszta3rs869v9jrf6rz9z360svp03jsl5xcryfd7xqvs4hurnq sebagai target peretasan terbuka bagi model AI besutan Anthropic tersebut. Aksi CEO BitGo ini menyoroti perdebatan yang makin memanas di industri teknologi mengenai batas antara kemampuan nyata kecerdasan buatan dan strategi kehumasan. Langkah menempatkan aset digital bernilai jutaan dolar AS di wallet publik sebagai tantangan keamanan bukanlah hal baru dalam industri kripto, namun penargetan spesifik terhadap model AI menunjukkan tingkat skeptisisme para praktisi keamanan siber terhadap klaim kemampuan eksekusi otonom AI saat ini. Hingga saat ini, pihak Anthropic belum memberikan tanggapan resmi terkait tantangan retas 100 BTC tersebut.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.