

.png)
.png)

Bank of Korea (BoK) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 2,75%, menandai kenaikan pertama sejak Januari 2023. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, setelah 36 dari 37 ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan langkah tersebut.
Kenaikan suku bunga ini menandai pergeseran kebijakan moneter Korea Selatan dari fase pelonggaran menuju pengetatan. Langkah tersebut diambil di tengah upaya bank sentral menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar, sekaligus mengantisipasi berbagai risiko terhadap perekonomian.
Sebagai salah satu negara dengan aktivitas investor kripto ritel terbesar di dunia, perubahan kebijakan moneter Korea Selatan diperkirakan dapat memengaruhi minat terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya membuat instrumen pendapatan tetap menjadi lebih menarik dibandingkan investasi berisiko tinggi.
Dengan berkurangnya likuiditas domestik, permintaan spekulatif terhadap aset digital berpotensi melemah. Kondisi ini dapat membuat pergerakan pasar kripto semakin bergantung pada faktor eksternal, seperti kebijakan moneter Amerika Serikat, arus modal institusional, dan perkembangan regulasi global.