asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.28+0.1652 ( +143.9% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT63,120.0-153.76 ( -0.24% )
tether usd iconopeneden iconEDENUSDT0.0591+0.00725 ( +13.98% )
tether usd iconepic chain iconEPICUSDT0.3669+0.0116 ( +3.27% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,883.81+3.55 ( +0.19% )
tether usd iconhumanity protocol iconHUSDT0.11584+0.015 ( +14.88% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1397+0.0159 ( +12.84% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT75.49-0.38 ( -0.5% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03291-0.01059 ( -24.35% )
Powered by
powered by triv
News - Altcoins

Upgrade Fitur, Aster Syaratkan Staking 1 Juta Token untuk Listing Proyek Baru

User
August 12, 2026 | 03:39 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 12, 2026 | 03:39 WIB
Upgrade Fitur, Aster Syaratkan Staking 1 Juta Token untuk Listing Proyek Baru

Platform exchange terdesentralisasi (DEX) Aster resmi mengaktifkan standar upgrade bertajuk Aster Open Standards Phase 2 (AOS-2) pada Selasa (11/8). Langkah ini mengubah proses pendaftaran listing kontrak futures yang semula mengandalkan negosiasi tertutup menjadi terbuka berbasis staking token, pemungutan suara validator secara on-chain, serta transparansi catatan publik.

​Melalui skema AOS-2, setiap proyek kripto yang ingin membuka fitur perdagangan futures di Aster diwajibkan melakukan staking sebesar 1 juta token ASTER. Jumlah token tersebut harus dikunci selama empat tahun penuh tanpa opsi penarikan awal. Setelah komitmen staking dipenuhi, proposal proyek akan melangkah ke tahap pemungutan suara oleh para validator jaringan. Jika proposal ditolak, seluruh deposit 1 juta ASTER akan dikembalikan secara utuh

​Proyek yang lolos tahap pemungutan suara tidak langsung aktif beroperasi. Tim manajemen risiko Aster akan terlebih dahulu mengonfigurasi parameter teknis pasar, termasuk batas leverage dan ketentuan margin, sebelum kontrak futures resmi diluncurkan pada skema T+1. Aturan ini membagi peran secara jelas: validator memegang kendali persetujuan listing, sementara tim Aster mengelola mitigasi risiko pasar.

​Kebijakan staking 1 juta ASTER ini secara efektif menyerap supply token yang beredar di pasar selama empat tahun sekaligus menjadi utility utama bagi ekosistem Aster. Penyerapan supply ini melengkapi standar AOS-1 yang sebelumnya mengatur listing pasar spot, seiring langkah Aster memperkuat fondasi protokolnya sebelum melanjutkan ke tahap AOS-3.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan