


​Jaringan restoran cepat saji ternama, Steak 'n Shake, membuat terobosan baru dalam sistem manajemen sumber daya manusianya. Perusahaan secara resmi menawarkan opsi pembayaran gaji dalam bentuk Bitcoin (BTC) bagi para karyawan yang bekerja di lebih dari 400 lokasi cabang mereka di seluruh Amerika Serikat.
​Dalam pernyataannya, manajemen menjanjikan fleksibilitas bagi staf yang berminat menerima bitcoin sebagai upah kerja mereka: "Jika Anda bekerja di Steak 'n Shake, kami akan membayar Anda dengan Bitcoin".
​CEO Steak 'n Shake, Sardar Biglari, mengungkapkan bahwa integrasi Bitcoin ini bukan sekadar tren, melainkan strategi efisiensi bisnis. Biglari menyoroti kemampuan Bitcoin dalam memangkas biaya transaksi pembayaran hingga 50% jika dibandingkan dengan penggunaan kartu kredit konvensional.
​Langkah ini memperpanjang rekam jejak adopsi kripto perusahaan tersebut. Sebelumnya, pada Mei 2025, Steak 'n Shake telah membuka opsi pembayaran Bitcoin bagi pelanggan, yang kemudian disusul dengan pembentukan cadangan kas bitcoin pada bulan November lalu.