Avalanche Foundation resmi memperkenalkan pembaruan sistem Helicon yang membawa peningkatan performa signifikan pada jaringan. Melalui proposal ACP-194, upgrade ini menghadirkan teknologi Continuous Execution (CE) yang mampu memangkas waktu verifikasi blok di C-Chain dari sekitar 210 milidetik menjadi hanya 2 milidetik, alias 100 kali lebih cepat dari sebelumnya.
​Pendiri Avalanche, Emin Gün Sirer, menjelaskan bahwa CE bekerja dengan menggabungkan proses konsensus dan eksekusi transaksi secara paralel dalam satu rantai. Sistem tradisional umumnya menjalankan kedua proses ini secara bergantian, forcing jaringan berhenti sejenak di setiap blok. Sirer mengibaratkan pembaruan ini seperti mengisi bahan bakar jet di udara tanpa perlu mendarat terlebih dahulu.
​Efisiensi ini sangat berdampak pada kecepatan pemrosesan data, sebab pemangkasan waktu verifikasi terjadi di setiap titik (hop) saat blok disebarkan ke seluruh validator. Continuous Execution memanfaatkan paralelisme multichain yang sudah ada di Avalanche, sekaligus mengeliminasi jeda waktu (dead time) antarblok agar operasional jaringan berjalan terus-menerus tanpa hambatan.
​Selain menghadirkan Continuous Execution, upgrade Helicon juga membawa perubahan besar pada sistem staking jaringan. Pembaruan ini resmi memangkas batas minimum durasi staking bagi validator Avalanche dari yang sebelumnya dua minggu menjadi hanya 48 jam.



