Tradisi penguatan bulanan yang dikenal sebagai “Uptober” gagal total tahun ini setelah harga Bitcoin menutup bulan Oktober dengan penurunan di kisaran 7,3%. Berdasarkan data komparasi historis Coinglass, Oktober tahun 2026 ini mencatatkan kinerja terburuk bagi Bitcoin sejak 2014 yang sempat turun 13,6%, sekaligus rekor penurunan Oktober secara berturut-turut untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
​Tekanan pasar kripto mendadak parah menyusul laporan peretasan hot wallet Binance senilai $6,3 miliar pada Kamis (29/10). Kepanikan masif tersebut memicu likuidasi posisi perdagangan senilai lebih dari $1,5 miliar dalam sehari, ditambah gelombang outflow dari ETF Bitcoin spot AS sebesar $643 juta.
​Memasuki awal November, pergerakan harga Bitcoin kini bergantung pada area support krusial di kisaran $76.000 hingga $76.500. Jika batas bawah ini gagal bertahan, harga Bitcoin berpotensi merosot lebih dalam ke level $73.000, sehingga pasar membutuhkan dorongan beli yang kuat untuk membalikkan keadaan.



