asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2349-0.0068 ( -2.81% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,481.2+4797.15 ( +6.6% )
tether usd iconethena iconENAUSDT0.1405+0.0301 ( +27.26% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,432.18+112.53 ( +4.85% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT75.538+2.43 ( +3.33% )
tether usd iconontology gas iconONGUSDT0.08794-0.03239 ( -26.92% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT91.47+4.02 ( +4.6% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04215+0.00641 ( +17.94% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3789+0.1454 ( +11.79% )
Powered by
powered by triv
Technology

Vitalik Buterin Klaim Developer Bisa Bangun Aplikasi di Layer 1 Karena Biaya Transaksi yang Murah

User
December 1, 2025 | 10:08 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
December 1, 2025 | 10:08 WIB
Vitalik Buterin Klaim Developer Bisa Bangun Aplikasi di Layer 1 Karena Biaya Transaksi yang Murah

Co-founder Ethereum Vitalik Buterin mengatakan bahwa para developer kini dapat “langsung membangun di Layer-1 (L1)” karena biaya transaksi di jaringan Ethereum tetap rendah sepanjang tahun 2025. Pernyataan ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya adopsi aplikasi on-chain dan berkembangnya ekosistem Layer-2 (L2) yang sebelumnya dianggap solusi utama untuk mengatasi biaya gas tinggi.

Menurut Buterin, kondisi jaringan Ethereum yang lebih efisien, peningkatan kapasitas, serta berbagai optimalisasi yang telah diterapkan sejak 2023 membuat biaya gas berada di level yang stabil dan terjangkau. Hal ini membuat pembangunan aplikasi langsung di L1 kembali realistis bagi banyak proyek.

Selama beberapa tahun terakhir, komunitas menganggap L2 sebagai jalur wajib bagi aplikasi dengan aktivitas tinggi. Namun biaya gas Ethereum yang terus turun pada 2025 menunjukkan bahwa L1 masih mampu menjadi tempat yang kompetitif untuk pengembangan aplikasi, terutama untuk proyek yang memerlukan keamanan maksimal tanpa kompleksitas L2.

Komentar Buterin menambah keyakinan bahwa roadmap teknis Ethereum termasuk peningkatan danksharding dan efisiensi eksekusi mengarah pada ekosistem di mana developer memiliki lebih banyak pilihan, bukan hanya ketergantungan pada L2.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB