


Vitalik Buterin menyerukan evolusi radikal dalam desain stablecoin terdesentralisasi. Pada Sabtu (11/1), pendiri Ethereum ini menyarankan agar industri kripto mulai meninggalkan ketergantungan pada patokan dolar AS (USD) demi mencapai ketahanan ekonomi jangka panjang yang sejati.
Menurutnya, mengikat aset masa depan pada mata uang fiat negara tertentu memiliki risiko fatal, termasuk potensi hiperinflasi dalam dua dekade mendatang. Visi utamanya adalah menciptakan indeks nilai mandiri yang menawarkan kedaulatan ekonomi, terlepas dari kebijakan moneter negara mana pun.
"Menggunakan patokan harga USD baik untuk jangka pendek, tetapi visi ketahanan harus independen dari ticker harga tersebut," ujar Vitalik. Ia lantas merinci tiga tantangan bagi developer di industri kripto: menciptakan indeks nilai yang lebih superior dari USD, merancang sistem oracle terdesentralisasi yang anti-manipulasi, serta memecahkan dilema kompetisi yield agar pengguna tidak merugi dibanding melakukan staking.
Konsep stablecoin terdesentralisasi murni memang sampai saat ini masih menjadi tantangan terberat industri. Sejarah mencatat TerraUSD (UST) sebagai salah satu contoh paling ambisius dari jenis aset ini. Meski mengalami kegagalan sistemik, UST sempat menjadi bukti tingginya permintaan pasar terhadap uang digital yang sepenuhnya otonom dan tidak disensor.