asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ARDRUSDT0.03856+0.00201 ( +5.5% )
BTCUSDT66,391.3-5016.39 ( -7.03% )
EPICUSDT0.383+0.005 ( +1.32% )
ETHUSDT1,868.86-135.56 ( -6.76% )
HOMEUSDT0.0472-0.00515 ( -9.84% )
HYPEUSDT68.51-5.7 ( -7.68% )
PORTALUSDT0.02513+0.00253 ( +11.2% )
SOLUSDT73.73-7.68 ( -9.43% )
XRPUSDT1.2015-0.099 ( -7.61% )
Powered by
News - Technology

Vitalik Buterin Usulkan Model DeFi Baru Berbasis Opsi, Hapus Risiko Likuidasi

User
June 3, 2026 | 04:24 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 3, 2026 | 04:24 WIB
Vitalik Buterin Usulkan Model DeFi Baru Berbasis Opsi, Hapus Risiko Likuidasi

Vitalik Buterin, meluncurkan proposal baru pada 1 Juni 2026 untuk merombak arsitektur keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan mengalihkan model utang berbasis kolateral menjadi sistem berbasis kontrak opsi. Gagasan yang dipublikasikan di Ethereum Research forum ini bertujuan untuk mengeliminasi risiko likuidasi paksa yang selama ini menjadi kelemahan utama protokol DeFi selama setengah dekade terakhir.

​Vitalik mendesain mekanisme di mana satu unit ETH dapat dipecah menjadi dua aset opsi (P dan N) dengan strike price serta tanggal jatuh tempo yang sama. Karena total nilai dari pasangan aset tersebut selalu berjumlah satu ETH, sistem ini secara otomatis menjamin solvabilitas tanpa perlu adanya lelang likuidasi yang rawan gagal saat pasar mengalami volatilitas ekstrem. Dengan desain ini, sistem tidak lagi memerlukan pembaruan harga di setiap blok, melainkan mengandalkan penyelesaian pada saat jatuh tempo, sehingga protokol dapat menggunakan oracle yang lebih efisien seperti pada pasar prediksi.

​Meskipun model ini dipandang sebagai kemajuan signifikan dalam desain mekanisme DeFi, Buterin mengingatkan adanya tantangan operasional terkait slippage saat pengguna melakukan penyeimbangan ulang posisi. Ia menyarankan pengembangan struktur pasar khusus untuk memitigasi risiko tersebut agar tetap kompetitif dibandingkan Automated Market Maker (AMM) tradisional. Saat ini, proposal tersebut masih dalam tahap penelitian dan belum ada protokol yang secara resmi berkomitmen untuk mengimplementasikannya ke dalam mainnet.

Copiedbagikan