asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.699+0.013 ( +1.9% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,357.0+175.2 ( +0.23% )
tether usd iconcivic iconCVCUSDT0.03755+0.01543 ( +69.76% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,512.99-8.73 ( -0.35% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT78.813-1.11 ( -1.39% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.957+0.7222 ( +307.58% )
tether usd iconmagiccraft iconMCRTUSDT0.00011755-0.00000954 ( -7.51% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.44-0.05 ( -0.05% )
tether usd iconsteem iconSTEEMUSDT0.06204+0.01393 ( +28.95% )
Powered by
powered by triv
News - Technology

Vitalik Buterin Usulkan Model DeFi Baru Berbasis Opsi, Hapus Risiko Likuidasi

User
June 3, 2026 | 04:24 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 3, 2026 | 04:24 WIB
Vitalik Buterin Usulkan Model DeFi Baru Berbasis Opsi, Hapus Risiko Likuidasi

Vitalik Buterin, meluncurkan proposal baru pada 1 Juni 2026 untuk merombak arsitektur keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan mengalihkan model utang berbasis kolateral menjadi sistem berbasis kontrak opsi. Gagasan yang dipublikasikan di Ethereum Research forum ini bertujuan untuk mengeliminasi risiko likuidasi paksa yang selama ini menjadi kelemahan utama protokol DeFi selama setengah dekade terakhir.

​Vitalik mendesain mekanisme di mana satu unit ETH dapat dipecah menjadi dua aset opsi (P dan N) dengan strike price serta tanggal jatuh tempo yang sama. Karena total nilai dari pasangan aset tersebut selalu berjumlah satu ETH, sistem ini secara otomatis menjamin solvabilitas tanpa perlu adanya lelang likuidasi yang rawan gagal saat pasar mengalami volatilitas ekstrem. Dengan desain ini, sistem tidak lagi memerlukan pembaruan harga di setiap blok, melainkan mengandalkan penyelesaian pada saat jatuh tempo, sehingga protokol dapat menggunakan oracle yang lebih efisien seperti pada pasar prediksi.

​Meskipun model ini dipandang sebagai kemajuan signifikan dalam desain mekanisme DeFi, Buterin mengingatkan adanya tantangan operasional terkait slippage saat pengguna melakukan penyeimbangan ulang posisi. Ia menyarankan pengembangan struktur pasar khusus untuk memitigasi risiko tersebut agar tetap kompetitif dibandingkan Automated Market Maker (AMM) tradisional. Saat ini, proposal tersebut masih dalam tahap penelitian dan belum ada protokol yang secara resmi berkomitmen untuk mengimplementasikannya ke dalam mainnet.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan