asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.3292-0.0978 ( -22.9% )
BANKUSDT0.36362+0.03633 ( +11.1% )
BTCUSDT64,293.8+293.76 ( +0.46% )
DEXEUSDT3.36-1.513 ( -31.05% )
ETHUSDT1,879.03+22.15 ( +1.19% )
EULUSDT2.504+1.058 ( +73.17% )
HYPEUSDT58.384+1.17 ( +2.04% )
SHIBUSDT0.00000566+0.00000147 ( +35.08% )
SOLUSDT74.8+0.86 ( +1.16% )
Powered by
News

Volume Market Spot Kripto Januari 2026 Melonjak 10%, Derivatif Masih Stagnan

User
February 18, 2026 | 01:14 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 18, 2026 | 01:14 WIB
Volume Market Spot Kripto Januari 2026 Melonjak 10%, Derivatif Masih Stagnan

​Aktivitas perdagangan di exchange kripto utama menunjukkan tren positif sepanjang Januari 2026. Berdasarkan laporan terbaru Wu Blockchain, volume perdagangan spot di berbagai exchange global mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 10% dibandingkan bulan Desember 2025. Lonjakan ini dipimpin oleh Bitfinex yang tumbuh drastis sebesar 67%, disusul oleh Uniswap yang naik 62%, serta exchange Korea Selatan, Upbit, dengan pertumbuhan 44%.

​Berbeda dengan sektor spot, performa market derivatif justru cenderung stagnan dengan kenaikan tipis hanya sebesar 0,5%. Meskipun secara keseluruhan melandai, platform Hyperliquid tampil menonjol dengan mencatatkan lonjakan volume perdagangan derivatif mencapai 46%. Di sisi lain, beberapa pemain besar seperti MEXC dan KuCoin justru harus menghadapi penurunan volume yang cukup dalam, masing-masing sebesar 27% dan 17% di periode yang sama.

​Sementara itu, dari sisi antusiasme pengguna, traffic situs web exchange kripto secara global mengalami penurunan tipis sebesar 0,3%. Meski volume transaksi meningkat, intensitas kunjungan ke platform web menunjukkan pola yang melandai, dengan penurunan terdalam dialami oleh exchange HTX sebesar 22%. Data ini mengindikasikan bahwa meskipun aktivitas transaksi di dalam market tetap tinggi, pertumbuhan jumlah pengguna baru atau aktivitas eksplorasi situs web cenderung mengalami konsolidasi di awal tahun 2026.

Copiedbagikan