asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT71,623.1+2677.83 ( +3.88% )
DUSDT0.01219-0.00044 ( -3.48% )
ETHUSDT2,248.98+130.4 ( +6.16% )
NOMUSDT0.00645+0.0008 ( +14.16% )
REDUSDT0.1977-0.0019 ( -0.95% )
SOLUSDT84.65+4.67 ( +5.84% )
SOLVUSDT0.0052+0.00125 ( +31.65% )
STOUSDT0.1325-0.0062 ( -4.47% )
TRXUSDT0.3166+0.0013 ( +0.41% )
Powered by
News

Volume Market Spot Kripto Januari 2026 Melonjak 10%, Derivatif Masih Stagnan

User
February 18, 2026 | 01:14 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 18, 2026 | 01:14 WIB
Volume Market Spot Kripto Januari 2026 Melonjak 10%, Derivatif Masih Stagnan

​Aktivitas perdagangan di exchange kripto utama menunjukkan tren positif sepanjang Januari 2026. Berdasarkan laporan terbaru Wu Blockchain, volume perdagangan spot di berbagai exchange global mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 10% dibandingkan bulan Desember 2025. Lonjakan ini dipimpin oleh Bitfinex yang tumbuh drastis sebesar 67%, disusul oleh Uniswap yang naik 62%, serta exchange Korea Selatan, Upbit, dengan pertumbuhan 44%.

​Berbeda dengan sektor spot, performa market derivatif justru cenderung stagnan dengan kenaikan tipis hanya sebesar 0,5%. Meskipun secara keseluruhan melandai, platform Hyperliquid tampil menonjol dengan mencatatkan lonjakan volume perdagangan derivatif mencapai 46%. Di sisi lain, beberapa pemain besar seperti MEXC dan KuCoin justru harus menghadapi penurunan volume yang cukup dalam, masing-masing sebesar 27% dan 17% di periode yang sama.

​Sementara itu, dari sisi antusiasme pengguna, traffic situs web exchange kripto secara global mengalami penurunan tipis sebesar 0,3%. Meski volume transaksi meningkat, intensitas kunjungan ke platform web menunjukkan pola yang melandai, dengan penurunan terdalam dialami oleh exchange HTX sebesar 22%. Data ini mengindikasikan bahwa meskipun aktivitas transaksi di dalam market tetap tinggi, pertumbuhan jumlah pengguna baru atau aktivitas eksplorasi situs web cenderung mengalami konsolidasi di awal tahun 2026.

Copiedbagikan