Exchange kripto Bitget diduga menjadi korban peretasan besar setelah aset kripto senilai $183,8 juta mendadak terkuras dari empat wallet miliknya pada Jumat (25/9) pukul 02.01 WIB. Indikasi pembobolan ini pertama kali diungkapkan oleh pengguna X @dcfgod yang mencurigai adanya transaksi pembelian Ethereum bernominal besar di jaringan Arbitrum, sebelum akhirnya pengguna X @dogetoshi melampirkan bukti rekam data on-chain yang memperlihatkan alur penarikan dana secara masif.
​Berdasarkan analisis rekam transaksi on-chain, total aset yang dikuras berasal dari tiga hot wallet dan satu cold wallet Bitget yang dikirimkan langsung ke alamat penampung 0x770b10b273fC44Fe9197D6bF20F145c2e98463Ee. Aliran dana tersebut tersebar di enam jaringan blockchain, dengan porsi terbesar di Ethereum (68,6%) dan Arbitrum (10,7%). Aset yang berhasil dipindahkan terdiri dari beragam jenis token, meliputi 31.666 ETH, 34,75 juta USDT, 19,66 juta USDT0, serta token lain seperti USDC, XAUt, BNB, dan AVAX.
​Pelaku diduga langsung menukarkan aset-aset stablecoin tersebut menjadi ETH senilai total $170 juta menggunakan aggregator DEX seperti UniswapX dan 1inch Fusion. Di jaringan Arbitrum, transaksi agresif tersebut bahkan sempat memicu lonjakan harga WETH/USDC pool hingga menyentuh $2.870 akibat aksi eksekusi buy order secara tergesa-gesa dengan harga di atas spot market.
​Hingga artikel ini diterbitkan, pihak Bitget belum merilis pernyataan resmi terkait indikasi peretasan maupun estimasi kerugian pasti, sehingga insiden ini masih perlu terus dipantau. Wallet yang terindikasi terkena dampak dilaporkan masih menyimpan sisa aset sekitar $530 juta, sementara investigasi on-chain masih terus dilakukan oleh ekosistem pengguna kripto untuk melacak pergerakan dana tersebut.



