


Raksasa perbankan investasi global, Goldman Sachs, resmi menjadi investor terbesar dalam instrumen ETF XRP spot di Amerika Serikat. Berdasarkan laporan terbaru per akhir tahun lalu, Goldman Sachs tercatat memegang posisi senilai $154 juta atau setara Rp2,4 triliun. Angka ini jauh melampaui kepemilikan institusi besar lainnya seperti Millennium Management yang memiliki aset sebesar $23 juta.
​Sejak diluncurkan pada November tahun lalu, ETF XRP spot menunjukkan tren yang cukup tangguh dengan akumulasi arus masuk dana mencapai $1,4 miliar hingga Februari 2026. Meskipun harga XRP sempat mengalami tekanan, analis Bloomberg mencatat bahwa instrumen ETF ini tetap menunjukkan resiliensi yang cukup kuat dibandingkan pergerakan harga aset dasarnya di pasar spot.
​Namun, memasuki bulan Maret, instrumen ini mulai menghadapi tantangan dengan tercatatnya arus keluar dana sebesar $26 juta. Data dari SosoValue menunjukkan adanya penarikan dana selama empat hari berturut-turut hingga 10 Maret kemarin, yang mencerminkan sikap hati-hati para investor di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global saat ini.