asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2126-0.0275 ( -11.45% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT80,912.0+3467.2 ( +4.48% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.09272+0.00078 ( +0.85% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,524.61+77.0 ( +3.15% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT80.196-1.03 ( -1.27% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.98+7.24 ( +7.64% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04614-0.0149 ( -24.41% )
tether usd icontether gold iconXAUTUSDT4,636.17+3.71 ( +0.08% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5425+0.0552 ( +3.71% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Soroti Risiko Sistemik, Direktur IMF Sebut Tokenisasi Disrupsi Sektor Perbankan

User
July 6, 2026 | 01:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 6, 2026 | 01:07 WIB
Soroti Risiko Sistemik, Direktur IMF Sebut Tokenisasi Disrupsi Sektor Perbankan

​Direktur IMF, Tobias Adrian, menyatakan bahwa adopsi teknologi tokenisasi bisa memperkuat atau justru memecah sistem keuangan global. Semua itu tergantung pada kebijakan seputar uang, kesiapan hukum, dan infrastruktur pasar yang diambil oleh pemerintah. Melalui laporan terbaru yang dirilis pada Kamis (2/7), ia menjelaskan bahwa memindahkan aset keuangan ke sistem pencatatan data on-chain bukan cuma soal kecepatan transfer transaksi. Langkah ini mengubah total cara kerja sistem keuangan karena semua proses eksekusi hingga penyelesaiannya digabungkan langsung oleh sistem software.

Meski disebut mendisrupsi, perubahan ini diprediksi tidak akan langsung menghilangkan peran perbankan tradisional, melainkan mengubah cara mereka beroperasi. Di masa depan, ekonomi akan didominasi oleh aset digital seperti stablecoin, deposito bank yang ter-tokenisasi, dan mata uang digital bank sentral. Teknologi ini dinilai akan memudahkan perbankan dalam mengelola modal dan pinjaman secara otomatis, serta mempercepat perputaran dana di pasar keuangan.

​Meski menawarkan efisiensi tinggi, IMF memperingatkan adanya banyak risiko baru. Ketika seluruh aktivitas keuangan berpusat pada platform digital dan kode pemrograman, masalah pada sistem atau serangan siber bisa langsung memicu dampak buruk yang meluas ke seluruh industri keuangan. Oleh karena itu, IMF menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap sistem keamanan smart contract serta kejelasan hukum internasional untuk melindungi hak kepemilikan pengguna.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB