asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BOOSTUSDT0.00004454+0.000001 ( +2.76% )
BTCUSDT65,570.2-922.92 ( -1.39% )
BTTCUSDT0.00000033-0.00000001 ( -2.94% )
ETHUSDT1,924.16-26.29 ( -1.35% )
PAXGUSDT5,431.96+45.52 ( +0.85% )
PEPEUSDT0.00000343-0.00000019 ( -5.25% )
SLVONUSDT90.1+0.25 ( +0.28% )
SOLUSDT82.82-1.39 ( -1.65% )
XAUTUSDT5,343.6+29.76 ( +0.56% )
Powered by
News

79.956 BTC Nyangkut di Wallet Hacker, Mantan CEO Mt. Gox Usul Hardfork Bitcoin

User
March 2, 2026 | 02:19 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 2, 2026 | 02:19 WIB
79.956 BTC Nyangkut di Wallet Hacker, Mantan CEO Mt. Gox Usul Hardfork Bitcoin

​Mantan CEO Mt. Gox, Mark Karpeles, memicu perdebatan di kalangan Bitcoiner setelah mengusulkan hardfork Bitcoin untuk memulihkan 79.956 BTC yang dicuri pada 2011. Aset yang kini bernilai sekitar Rp84 triliun tersebut tersimpan di wallet 1FeexV6bAHb8ybZjqQMjJrcCrHGW9sb6uF dan telah membeku selama 15 tahun tanpa ada pergerakan dari hacker. Karpeles menyarankan penambahan "aturan konsensus" baru agar koin-koin tersebut dapat dipindahkan ke alamat pemulihan untuk dibagikan kepada para kreditor.

​Secara teknis, usulan ini akan mengubah status transaksi yang sebelumnya tidak valid menjadi valid, sehingga memerlukan update dari mayoritas node di seluruh jaringan. Karpeles berargumen bahwa langkah luar biasa ini diperlukan demi keadilan bagi para kreditor serta untuk membersihkan akumulasi UTXO pada alamat tersebut. Meski demikian, ia mengakui risiko besar terhadap prinsip imutabilitas blockchain yang selama ini menjadi fondasi utama kepercayaan terhadap Bitcoin.

​Reaksi para Bitcoiner terbelah karena intervensi protokol untuk mengalihkan aset tertentu dianggap bisa menciptakan preseden buruk bagi keamanan jaringan di masa depan. Jika pemulihan aset melalui hardfork ini dilakukan, dikhawatirkan akan muncul tuntutan serupa untuk kasus pencurian lainnya yang merusak sifat desentralisasi. Saat ini, administrator Mt. Gox telah menunda tenggat waktu pembayaran kreditor hingga 31 Oktober 2026, sementara perdebatan mengenai usulan radikal Karpeles ini terus bergulir.

Copiedbagikan