asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.707-0.044 ( -5.86% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,320.0-1976.87 ( -2.49% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,441.95-68.59 ( -2.73% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.213-5.37 ( -6.2% )
tether usd iconiost iconIOSTUSDT0.001106-0.000312 ( -22.0% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT100.17-3.84 ( -3.69% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7498-0.0633 ( -7.79% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.02071-0.00274 ( -11.68% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3656-0.0652 ( -4.56% )
Powered by
powered by triv
News

Adopsi Stablecoin Meluas, Disinyalir Mulai Decoupling dari Market Kripto

User
March 17, 2026 | 01:37 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 17, 2026 | 01:37 WIB
Adopsi Stablecoin Meluas, Disinyalir Mulai Decoupling dari Market Kripto

​Total suplai stablecoin global kini menembus $306 miliar, dengan pertumbuhan mencapai $100 miliar dalam setahun terakhir meski harga Bitcoin terkoreksi. Berdasarkan riset Delphi Digital yang dirilis 13 Maret, fenomena ini mengindikasikan terjadinya decoupling, di mana pertumbuhan aset stabil tidak lagi bergantung pada fluktuasi harga kripto lainnya. Adopsi masif ini didorong oleh efisiensi infrastruktur blockchain yang mampu memangkas biaya transaksi internasional dari kisaran 6% menjadi hanya 0,01%.

​Di wilayah seperti Nigeria dan Argentina, stablecoin kini digunakan sebagai alat pembayaran utama karena mampu menghilangkan biaya operasional bank koresponden tradisional. Pengguna di negara berkembang lebih memilih aset digital ini untuk perlindungan nilai dan remitansi daripada sekadar spekulasi market. Tren ini mempertegas peran stablecoin sebagai infrastruktur keuangan mandiri yang tetap ekspansif di tengah kondisi pasar kripto yang fluktuatif.

​Penerbit stablecoin juga telah bertransformasi menjadi pemegang US Treasuries terbesar ke-19 di dunia dengan imbal hasil mencapai 3,89%. Munculnya yield-bearing stablecoins menjadi ancaman serius bagi basis deposit perbankan konvensional yang menawarkan bunga jauh lebih rendah. Jika migrasi deposit ini terus berlanjut, perbankan tradisional berisiko kehilangan sumber pendanaan murah akibat kalah bersaing dengan efisiensi ekosistem digital.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan