asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT80,399.2+1501.42 ( +1.9% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,514.39+18.2 ( +0.73% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT83.929+2.48 ( +3.04% )
tether usd iconmee token iconMEEUSDT0.0003588+0.0000306 ( +9.32% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT109.42+8.38 ( +8.29% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7825+0.0242 ( +3.19% )
tether usd icontac protocol iconTACUSDT0.003268-0.00121 ( -27.02% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.0482-0.00231 ( -4.57% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4462+0.0375 ( +2.66% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Andalkan Analisis On-chain, Bos Coinbase Klaim Bantu Pemerintah Seret 5 Kriminal ke Penjara

User
May 19, 2026 | 00:39 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 19, 2026 | 00:39 WIB
Andalkan Analisis On-chain, Bos Coinbase Klaim Bantu Pemerintah Seret 5 Kriminal ke Penjara

​CEO Coinbase, Brian Armstrong, mengklaim bahwa teknologi forensik blockchain kini menjadi senjata ampuh untuk memberantas kejahatan fisik di dunia nyata. Melalui pernyataan resminya pada Senin (18/5) waktu setempat, bos exchange kripto terbesar asal AS tersebut mengumumkan bahwa tim investigasi internalnya sukses berkolaborasi dengan aparat penegak hukum internasional untuk menjebloskan lima orang anggota komplotan kriminal ke penjara lewat rekam jejak on-chain analysis.

​Kasus nyata yang terjadi di London, Inggris ini tergolong nekat, di mana komplotan penjahat menyekap seorang pria berusia 36 tahun dan memaksa korban di bawah ancaman kekerasan untuk mentransfer dana dari akun keuangannya. Aksi tersebut berantakan setelah sistem pemantauan real-time Coinbase mendeteksi bahwa pemilik akun sedang bertransaksi di bawah tekanan (under duress). Tim keamanan exchange ini langsung melakukan eskalasi darurat dengan menghubungi pihak kepolisian Inggris saat drama penyekapan masih berlangsung di lokasi kejadian.

​Sembari aparat bergerak, tim investigasi Coinbase memanfaatkan transparansi data blockchain untuk melacak aliran dana curian senilai £1.900. Forensik digital ini dengan cepat mengidentifikasi identitas para pelaku karena alamat dompet penadah ternyata terhubung langsung dengan akun salah satu tersangka yang terdaftar di Coinbase. Data instan tersebut menjadi bukti mutlak di Pengadilan St Albans Crown untuk menjatuhkan vonis penjara atas dakwaan penculikan, penyekapan, perampokan, dan pencucian uang.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan