


Militer Amerika Serikat resmi melancarkan serangan balasan ke wilayah Iran pada Rabu (10/6) dini hari waktu setempat. Berdasarkan laporan media pemerintah Iran, IRIB News, yang dikutip oleh Bloomberg, serangan tersebut menyasar wilayah Sirik yang terletak di provinsi Hormozgan bagian selatan. Hantaman proyektil AS dilaporkan mengenai dua tangki penyimpanan air minum di kawasan tersebut.
​Hancurnya infrastruktur penyimpanan tersebut mengakibatkan pasokan air bersih bagi penduduk di area Sirik terputus. Dalam laporan yang sama, pihak IRIB juga memberikan konfirmasi bahwa gelombang serangan terbaru dari pasukan Amerika Serikat ini hanya mengenai fasilitas air, dan tidak ada satupun pelabuhan komersial di wilayah tersebut yang terkena imbas proyektil.
​Tindakan militer ini dieksekusi sebagai bentuk respons langsung dari pasukan Amerika Serikat. Serangan balasan ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah militer Iran menembak jatuh sebuah helikopter Apache milik AS yang sedang melakukan patroli malam di atas perairan Selat Hormuz.