


Amerika Serikat dan Iran secara resmi telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang. Menyusul kesepakatan diplomatik tersebut, Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengumumkan pada Jumat (19/6) dini hari bahwa pasukan AS telah mengakhiri operasi militer pemblokiran selat Hormuz terhadap Iran.
​Keputusan strategis ini memungkinkan lalu lintas maritim dapat kembali beroperasi secara penuh tanpa adanya pembatasan logistik, baik dari maupun menuju pelabuhan-pelabuhan Iran. Meski blokade resmi dicabut, armada kapal perang Amerika Serikat dilaporkan akan tetap disiagakan di kawasan terkait guna memantau ketat kepatuhan kedua belah pihak terhadap perjanjian yang telah disepakati.
​Perkembangan geopolitik yang positif ini langsung memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan pasar komoditas global. Harga minyak mentah Amerika Serikat dilaporkan terkoreksi turun ke level $74 per barel sesaat setelah pengumuman. Penurunan harga minyak ke area tersebut merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak 5 Maret lalu, seiring dengan ekspektasi pasar terhadap meredanya ketegangan rantai pasok energi di kawasan Timur Tengah.