


Komando Sentral Amerika Serikat (CENTCOM) memastikan pasukan militernya bersama Militer Arab Saudi telah melancarkan serangan udara presisi terhadap pangkalan kelompok milisi pro-Iran di timur Irak, Rabu (29/7). Operasi gabungan ini dilancarkan sebagai balasan langsung atas lebih dari 30 serangan drone yang dikomandoi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.
​CENTCOM mengonfirmasi bahwa jet tempur koalisi menyasar sejumlah lokasi logistik dan penampungan senjata milik milisi proksi tersebut. Langkah militer ini diambil setelah kelompok tersebut mengarahkan gelombang serangan drone ke fasilitas militer AS dan infrastruktur energi strategis di wilayah Arab Saudi.
​Berdasarkan data militer Amerika Serikat, aktivitas milisi loyalis IRGC di Irak mengalami eskalasi tajam, dengan mencatatkan lebih dari 600 upaya serangan terhadap warga negara dan fasilitas AS sepanjang Februari hingga April 2026.
​Eskalasi militer gabungan ini menjadi sinyal bahwa Arab Saudi secara resmi masuk ke dalam pusaran konflik terbuka antara koalisi AS-Israel melawan Iran. Keterlibatan aktif jet tempur Saudi menandai pergeseran peta geopolitik kawasan yang kian memanas, sementara CENTCOM memperingatkan IRGC beserta kelompok proksinya untuk segera menghentikan serangan guna menghindari balasan militer yang jauh lebih besar.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.