asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT64,188.3+135.15 ( +0.21% )
ETHUSDT1,746.39+16.98 ( +0.98% )
HUSDT0.15927-0.0389 ( -19.63% )
HEIUSDT0.0929-0.0026 ( -2.72% )
HMSTRUSDT0.0001909+0.0000321 ( +20.21% )
HYPEUSDT67.416-0.51 ( -0.75% )
IAGUSDT0.04817+0.01938 ( +67.32% )
RESOLVUSDT0.0202+0.0027 ( +15.43% )
SOLUSDT74.02+1.01 ( +1.38% )
Powered by
News

​AS Sita Domain BG Wealth Sharing, Diduga Skema Penipuan Kripto Senilai $150 Juta

User
May 7, 2026 | 05:18 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 7, 2026 | 05:19 WIB
​AS Sita Domain BG Wealth Sharing, Diduga Skema Penipuan Kripto Senilai $150 Juta

Otoritas Amerika Serikat resmi mengambil alih situs BG Wealth Sharing pada Rabu (6/5) setelah penyelidik menghubungkan platform tersebut dengan dugaan penipuan investasi kripto massal. Berdasarkan data on-chain dari detektif kripto ZachXBT, skema ini diperkirakan telah menyebabkan kerugian pengguna hingga lebih dari $150 juta sejak beroperasi pada 2025.

​Penyitaan ini menyusul laporan aktivitas mencurigakan antara 27 April hingga 3 Mei 2026, di mana dompet yang terhubung dengan operasi tersebut mencoba memindahkan aset senilai $92 juta. Melalui tindakan terkoordinasi antara penegak hukum AS, Tether, Binance, dan OKX, dana sebesar $41 juta berhasil dibekukan sebelum sempat dilarikan.

​Tanda-tanda kehancuran platform mulai terlihat jelas sejak April 2026 ketika Bank Sentral Samoa mengeluarkan peringatan keras. Puncaknya, pada awal Mei, CEO Stephen Beard meminta pengguna membayar "pajak" sebesar 12% dari saldo dengan dalih persiapan IPO. Pada Minggu (3/5), pengguna mulai melaporkan pemblokiran penarikan dana secara total, yang kemudian dikonfirmasi oleh otoritas Washington sebagai indikasi kuat skema advance fee scam.

Copiedbagikan