asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2392+0.0037 ( +1.57% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,247.3-14.68 ( -0.02% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,444.61+15.33 ( +0.63% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT80.445-0.45 ( -0.56% )
tether usd iconpump.fun iconPUMPUSDT0.005006+0.000016 ( +0.32% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT94.51-1.44 ( -1.5% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.8337+0.0117 ( +1.42% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.05844-0.00361 ( -5.82% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4786-0.0158 ( -1.06% )
Powered by
powered by triv
News

Bank Sentral Afrika Selatan Kategorikan Kripto dan Stablecoin sebagai Risiko Finansial

User
November 26, 2025 | 13:52 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
November 26, 2025 | 13:52 WIB
Bank Sentral Afrika Selatan Kategorikan Kripto dan Stablecoin sebagai Risiko Finansial

Bank Sentral Afrika Selatan (South African Reserve Bank/SARB) memperingatkan bahwa aset kripto dan stablecoin kini menjadi risiko finansial yang semakin signifikan, seiring meningkatnya jumlah pengguna dan melonjaknya volume perdagangan di negara tersebut. Peringatan ini disampaikan dalam laporan stabilitas keuangan terbaru yang dirilis otoritas moneter Afrika Selatan.

SARB menilai pertumbuhan pesat adopsi kripto baik sebagai instrumen investasi maupun sarana pembayaran berpotensi menimbulkan risiko terhadap sistem keuangan tradisional jika tidak diatur dengan memadai. Stablecoin, yang biasanya dipatok ke mata uang fiat seperti dolar AS, juga dianggap berpotensi mengganggu stabilitas likuiditas apabila mengalami tekanan pasar atau gagal mempertahankan nilai jaminannya.

Bank sentral juga menyoroti meningkatnya aktivitas perdagangan kripto oleh investor ritel, yang menempatkan masyarakat pada risiko volatilitas ekstrem. Dalam laporannya, SARB menyebut bahwa pertumbuhan volume transaksi kripto yang tidak diatur dapat menciptakan celah kepatuhan, meningkatkan risiko penipuan, dan memperumit pengawasan terhadap arus modal ilegal.

Afrika Selatan dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pusat aktivitas kripto terbesar di benua Afrika. Otoritas keuangan negara tersebut sedang menyiapkan kerangka regulasi yang lebih ketat, termasuk klasifikasi penyedia layanan aset kripto sebagai entitas keuangan yang harus terdaftar dan mematuhi persyaratan AML/KYC.

Peringatan SARB ini menandai langkah terbaru regulator global yang semakin waspada terhadap risiko sistemik yang muncul dari kripto, terutama ketika pengguna di negara berkembang mengandalkan aset digital sebagai alternatif investasi dan lindung nilai.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB