asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7+0.01 ( +1.45% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,380.0+190.66 ( +0.25% )
tether usd iconcivic iconCVCUSDT0.03476+0.01242 ( +55.6% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,508.89-15.35 ( -0.61% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT78.388-1.76 ( -2.19% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.9954+0.7282 ( +272.53% )
tether usd iconmagiccraft iconMCRTUSDT0.00011883-0.00000056 ( -0.47% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.24-0.45 ( -0.44% )
tether usd iconsteem iconSTEEMUSDT0.06168+0.01366 ( +28.45% )
Powered by
powered by triv
News - Regulation

Bank Sentral Eropa Enggan Longgarkan Aturan Stablecoin, Khawatir Bank Terdampak

User
May 25, 2026 | 04:02 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 25, 2026 | 04:02 WIB
Bank Sentral Eropa Enggan Longgarkan Aturan Stablecoin, Khawatir Bank Terdampak

​Bank Sentral Eropa (ECB) menolak keras usulan pelonggaran aturan likuiditas bagi para penerbit stablecoin berbasis Euro dalam pertemuan informal di Nicosia, Siprus, Jumat (22/5) lalu. Melansir laporan dari Reuters, usulan pelonggaran ini awalnya diajukan oleh organisasi think-thank Bruegel demi mendorong pertumbuhan stablecoin Euro yang saat ini tertinggal jauh di bawah dominasi token berbasis Dolar AS. Namun, Presiden ECB Christine Lagarde bersama sejumlah bankir sentral langsung menolak ide tersebut karena dinilai berisiko tinggi bagi stabilitas keuangan.

​Pihak ECB sangat khawatir pelonggaran ini akan memicu penarikan dana simpanan secara masif dari bank-bank di Eropa oleh para penerbit stablecoin. Jika hal itu terjadi, biaya pendanaan bank otomatis akan membengkak. Efek domino dari kondisi ini dinilai bakal langsung memangkas kapasitas bank dalam menyalurkan kredit ke masyarakat, sekaligus melemahkan kendali bank sentral terhadap pengaturan suku bunga di market.

​Perdebatan ini sendiri mencuat di tengah kekhawatiran Eropa terhadap dampak undang-undang GENIUS Act di AS yang baru disahkan pada Juli 2025 lalu. Aturan di AS tersebut menerapkan standar yang jauh lebih longgar sehingga memicu ketakutan terjadinya "Dolarisasi Digital" di marekt kripto global. Kendati mendapat tekanan kompetisi, ECB tetap bergeming dan memilih fokus pada proyek mata uang digital resmi mereka, yakni Digital Euro, yang ditargetkan meluncur pada 2029 mendatang.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan