​Kantor Bitcoin El Salvador (National Bitcoin Office) membantah keras laporan Bloomberg tertanggal Selasa (29/9) yang menyebut pemerintah Presiden Nayib Bukele mendukung peluncuran aplikasi pembayaran digital berbasis stablecoin bernama "Sivar". Pemerintah menegaskan bahwa negara telah sepenuhnya menghentikan keterlibatan langsung dalam pengelolaan infrastruktur wallet kripto maupun stablecoin.
​Bantahan tersebut menyusul pengumuman Coinbase mengenai peluncuran Sivar oleh perusahaan swasta Modveon. Aplikasi tersebut memanfaatkan infrastruktur Coinbase dan jaringan Base untuk memproses pengiriman remitansi $2 dari AS ke El Salvador. Kendati Coinbase mengklaim lebih dari 25.000 warga El Salvador telah mendaftar, Pemerintah El Salvador melabeli pemberitaan yang mengaitkan proyek tersebut dengan dukungan negara sebagai informasi menyesatkan (fake news).
​Melalui pernyataan resminya di platform X, National Bitcoin Office menegaskan bahwa keterlibatan publik dalam operasional wallet digital telah usai pasca-penjualan Chivo Wallet ke pihak swasta. "Pemerintah El Salvador tidak memiliki rencana untuk meluncurkan atau mengoperasikan wallet Bitcoin, kripto, maupun stablecoin apa pun. Dengan penjualan Chivo Wallet kepada operator swasta, seluruh keterlibatan negara telah resmi berakhir," tulis akun resmi lembaga tersebut.
​Perkembangan ini mempertegas batasan baru strategi digital El Salvador usai menyepakati komitmen bersama IMF, di mana negara berfokus pada peran Bitcoin sebagai aset cadangan strategis (Strategic Bitcoin Reserve) dan menyerahkan operasional aplikasi pembayaran harian sepenuhnya kepada sektor swasta.



