Google mengumumkan rencana peluncuran layanan keamanan kripto Multi-Party Compute (MPC) yang dirancang khusus untuk membantu lembaga perbankan mengamankan aset digital mereka. Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan pada Rabu (28/10), sistem yang saat ini sedang menjalani uji coba terbatas tersebut ditargetkan dapat beroperasi secara komersial pada awal 2027.
​Teknologi MPC bekerja dengan membagi dan memisahkan kontrol private key ke dalam beberapa lingkungan komputasi independen. Metode penandatanganan terdistribusi ini memungkinkan institusi keuangan memverifikasi transaksi tanpa harus menyatukan private key penuh di satu lokasi tunggal, sehingga secara efektif menekan risiko peretasan kredensial yang menurut data Chainalysis menyumbang hingga 43,8% dari total insiden pencurian kripto dalam skala global.
​Inisiatif ini menempatkan infrastruktur cloud Google dalam persaingan langsung dengan penyedia teknologi kustodian terkemuka seperti Fireblocks, Fordefi, dan BitGo. Selain mendukung algoritma penandatanganan ECDSA serta Ed25519 untuk ekosistem seperti Ethereum dan Solana, Google juga merancang arsitektur teknologi ini agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembaruan kriptografi pasca-kuantum di masa mendatang.



