asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT63,266.0+334.17 ( +0.53% )
DUSDT0.00461-0.00074 ( -13.83% )
ETHUSDT1,708.59+3.99 ( +0.23% )
HUSDT0.23272+0.0029 ( +1.26% )
HEIUSDT0.1183+0.0284 ( +31.59% )
HYPEUSDT70.55+2.64 ( +3.89% )
MBOXUSDT0.0021-0.0011 ( -34.38% )
SOLUSDT69.3-0.3 ( -0.43% )
Powered by
News

Bela Trump, Wapres AS Kritik Israel yang Tak Sepakat dengan MoU Damai

User
June 19, 2026 | 01:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 19, 2026 | 01:07 WIB
Bela Trump, Wapres AS Kritik Israel yang Tak Sepakat dengan MoU Damai

​Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, melontarkan kritik tajam terhadap Israel dan Netanyahu menyusul penolakan mereka terhadap nota kesepahaman (MoU) damai terbaru antara AS dan Iran. Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (18/6), Vance secara terbuka membela Presiden Donald Trump dan memperingatkan para pejabat Israel agar lebih realistis melihat situasi krisis negaranya ketimbang menyalahkan AS. Ia menegaskan bahwa selama tiga bulan terakhir, dua pertiga senjata pertahanan yang melindungi Israel diproduksi dan didanai secara langsung oleh uang pajak warga negara Amerika.

​Dalam pembelaannya untuk menguraikan detail kesepakatan tersebut, Vance mengklaim bahwa program senjata nuklir Iran saat ini telah hancur total dan mereka tidak lagi memiliki kapasitas teknis untuk membangunnya. Kesepakatan final ini, menurut Vance, secara spesifik dirancang guna memastikan Iran tidak dapat membangun kembali fasilitas nuklirnya hingga bertahun-tahun ke depan. Ia juga menambahkan bahwa perjanjian tersebut melarang secara tegas pendanaan Teheran terhadap terorisme dan instabilitas regional, sembari tetap mengakui hak dasar setiap negara untuk mempertahankan diri.

​Merespons kecaman dari Washington tersebut, Menteri Israel Miki Zohar langsung memberikan pernyataan balasan untuk mempertahankan posisi Israel. Zohar menekankan bahwa hubungan kedua negara bersifat timbal balik dan saling menguntungkan, di mana intelijen yang dipasok oleh Israel kepada Amerika Serikat telah terbukti menyelamatkan banyak nyawa warga Amerika. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa berbagai teknologi pertahanan mutakhir yang dikembangkan di Israel selalu digunakan lebih dulu oleh militer AS sebelum diadopsi oleh pihak lainnya.

Copiedbagikan