asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.1806-0.0245 ( -11.95% )
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.729+0.026 ( +3.7% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,900.0+871.96 ( +1.13% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,405.76+7.36 ( +0.31% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT82.161+0.54 ( +0.66% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT100.69+1.46 ( +1.47% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7695+0.0488 ( +6.77% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.02461-0.00308 ( -11.12% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3714+0.0358 ( +2.68% )
Powered by
powered by triv
News

Trump Klaim Rekor Saham AS Terjadi Karena Kebijakan Tarif

User
December 13, 2025 | 21:40 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
December 13, 2025 | 21:40 WIB
Trump Klaim Rekor Saham AS Terjadi Karena Kebijakan Tarif

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengaitkan reli pasar saham dengan kebijakan tarifnya. Dalam pernyataan terbarunya, Trump mengatakan bahwa indeks saham yang terus mencetak rekor tertinggi terjadi “karena tarif,” merujuk pada strategi perdagangan agresif yang ia terapkan terhadap sejumlah negara.

Trump menegaskan bahwa kebijakan tarif memberi keuntungan kompetitif bagi industri domestik AS sekaligus meningkatkan pendapatan negara, yang menurutnya menjadi faktor pendorong kuat bagi optimisme pasar. Pernyataan ini muncul di tengah kondisi pasar yang memang menunjukkan momentum bullish, meski sebagian analis menilai reli tersebut lebih dipengaruhi oleh prospek penurunan suku bunga dan pertumbuhan sektor teknologi.

Komentar Trump kembali memicu perdebatan di kalangan ekonom, terutama terkait hubungan langsung antara tarif dan performa pasar saham. Namun bagi para pendukungnya, klaim ini dianggap selaras dengan agenda ekonomi “America First” yang ia dorong sejak awal masa pemerintahannya.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read