asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.721-0.001 ( -0.14% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT80,983.6+3355.1 ( +4.32% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,512.07+109.76 ( +4.57% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT86.471+4.19 ( +5.09% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT103.76+3.2 ( +3.18% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7703-0.0004 ( -0.05% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.02394-0.00175 ( -6.81% )
tether usd icontether gold iconXAUTUSDT4,460.28+38.91 ( +0.88% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4477+0.0836 ( +6.13% )
Powered by
powered by triv
News - AI

Bernie Sanders Ajukan RUU Larangan Pengembangan AI, Pelanggar Terancam 20 Tahun Penjara

User
September 4, 2026 | 04:58 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 4, 2026 | 04:58 WIB
Bernie Sanders Ajukan RUU Larangan Pengembangan AI, Pelanggar Terancam 20 Tahun Penjara

Senator Amerika Serikat Bernie Sanders bersama anggota DPR Greg Casar resmi mengajukan draf regulasi bertajuk The Ban Artificial Superintelligence Act pada Kamis (3/9) guna melarang permanen pengembangan dan penerapan kecerdasan buatan super atau ASI. Kebijakan ini menyasar sistem AI yang kemampuannya menyamai atau melampaui kinerja kognitif manusia di berbagai bidang tugas, termasuk model yang berpotensi merongrong keselamatan masyarakat maupun tatanan pemerintahan federal.

​Draf aturan tersebut menuntut penghentian sementara seluruh riset dan pengembangan AI tingkat lanjut di AS sampai terbentuk badan pengawas federal setingkat kabinet yang siap menetapkan aturan ketat serta evaluasi model secara menyeluruh. Lembaga baru ini nantinya bertugas memantau model canggih, mencabut kapabilitas berbahaya seperti penolakan sistem terhadap perintah pemadaman, hingga memusnahkan unit superinteligensi buatan yang melanggar ketentuan.

​Sanksi pidana disiapkan bagi pihak yang melanggar atau berupaya menghindari moratorium tersebut, mulai dari pembubaran paksa korporasi hingga hukuman penjara maksimal 20 tahun bagi individu, setara dengan vonis kepemilikan senjata nuklir ilegal. Selain pengetatan di dalam negeri, AS juga didorong memimpin kesepakatan internasional dan kontrol ekspor guna membendung perlombaan teknologi superinteligensi buatan di tingkat global.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan