

.png)
.png)

Harga Bitcoin (BTC) anjlok melewati level $63.000 pada Jumat (14/8), melanjutkan tekanan yang membayangi pasar kripto dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data pasar terbaru, BTC diperdagangkan di kisaran $62.700, turun sekitar 1% dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin sempat menyentuh area sekitar $62.693 setelah sebelumnya dibuka di sekitar $63.425. Data CoinGecko juga menunjukkan BTC turun sekitar 2,2% dalam tujuh hari terakhir, dengan kapitalisasi pasar berada di kisaran $1,26 triliun.
Pelemahan terbaru terjadi setelah Bitcoin kesulitan mempertahankan momentum di atas $64.000-$65.000. Sehari sebelumnya, BTC tercatat berada di sekitar $63.322 dan menuju penurunan harian ketiga berturut-turut setelah upaya breakout sebelumnya kehilangan momentum.
Tekanan juga datang dari kondisi likuiditas pasar yang melemah. Volume perdagangan spot harian Bitcoin sempat turun menjadi sekitar $1,19 miliar, level terendah sejak 2019, menunjukkan aktivitas perdagangan yang relatif tipis di tengah lemahnya permintaan.
Dari sisi makro, pasar masih menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve serta tensi geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut turut membatasi minat terhadap aset berisiko, meski tidak dapat disebut sebagai penyebab tunggal penurunan Bitcoin.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.