

.png)
.png)

Investor institusional tercatat membeli sekitar enam kali lipat pasokan Bitcoin yang baru ditambang sepanjang 2026. Data yang dirilis oleh Bitwise menunjukkan sekitar 30.000 BTC dibeli oleh institusi, sementara jumlah Bitcoin yang ditambang pada periode yang sama hanya sekitar 5.700 BTC.
Kesenjangan antara permintaan institusional dan suplai baru ini menegaskan tekanan struktural di sisi pasokan Bitcoin. Dengan tingkat emisi yang relatif tetap pasca-halving, arus pembelian skala besar dari institusi berpotensi memperketat ketersediaan Bitcoin di pasar spot.
Bitwise menilai tren ini didorong oleh meningkatnya adopsi produk investasi teregulasi, seperti ETF, serta pergeseran strategi manajemen aset institusional yang memasukkan Bitcoin sebagai diversifikator portofolio dan lindung nilai makro. Selain itu, partisipasi institusi cenderung bersifat jangka menengah hingga panjang, yang berarti porsi Bitcoin tersebut lebih sedikit beredar kembali ke pasar.
Dinamika ini juga tercermin pada perilaku harga, di mana permintaan yang melampaui suplai baru kerap menjadi faktor pendukung penguatan harga, meski tetap dipengaruhi kondisi makro dan sentimen risiko global. Pelaku pasar kini mencermati apakah laju akumulasi institusional akan berlanjut sepanjang tahun, mengingat implikasinya terhadap likuiditas dan volatilitas Bitcoin ke depan.