Kepolisian internasional (Interpol), FBI, dan National Crime Agency Inggris menggandeng bursa kripto Binance dan Coinbase untuk membongkar jaringan penipuan scam digital di Afrika Barat. Berdasarkan laporan Departemen Kehakiman AS pada Minggu (18/10), operasi gabungan Joint Disruption Week ini berhasil menangkap 28 tersangka di Ghana dan Nigeria. Penindakan tersebut menyasar kelompok kejahatan terorganisir yang menjalankan skema investasi kripto bodong dan penyamaran identitas terhadap korban di berbagai negara.
​Kolaborasi sektor swasta dan penegak hukum ini mengidentifikasi aset kripto bernilai lebih dari $11 juta yang berpotensi dibekukan. Petugas turut membebaskan 117 korban perdagangan manusia di Ghana yang dipaksa bekerja di pusat-pusat scam, menyita ratusan perangkat elektronik, serta melaporkan lebih dari 30 lokasi operasi kejahatan. Di saat bersamaan, Meta memblokir lebih dari 3,7 juta akun Facebook dan Instagram yang terhubung dengan jaringan penipuan tersebut.
​Coinbase dan Binance bersama perusahaan analisis blockchain seperti Chainalysis dan Elliptic berperan aktif dalam melacak aliran dana haram secara real-time. Coinbase melaporkan berhasil menyelamatkan lebih dari 65 target korban dan mencegah kerugian langsung sebesar $415.000. Penindakan skala besar ini menjadi langkah krusial di tengah lonjakan penipuan investasi berbasis kripto yang mencatatkan total kerugian global mencapai $7,2 miliar sepanjang 2025



