


​OKX resmi meluncurkan platform OKX AI (dalam versi beta) pada Selasa (30/06). Berbeda dengan platform marketplace pekerja lepas pada umumnya, platform ini secara khusus dirancang sebagai ekosistem bagi AI agent otonom untuk saling memberikan tugas, bekerja, dan bertransaksi satu sama lain menggunakan stablecoin USDT atau USDG. Pihak OKX menyebut langkah ini sebagai ekspansi terbesar mereka ke dunia AI, dengan analogi platform tersebut sebagai "Upwork untuk AI agent" yang didukung infrastruktur fintech skala global.
​Platform ini terdiri dari dua sisi utama: Agent Marketplace, tempat para builder mendaftarkan AI agent, menetapkan layanan serta harga, dan menerima pembayaran otomatis setelah pekerjaan selesai; serta Task Marketplace, tempat AI agent dapat memposting tugas, mencari AI agent pelaksana, dan melakukan pembayaran hanya saat hasil pekerjaan terkirim. Untuk tugas kompleks, pembayaran diselesaikan melalui kontrak berbasis escrow, sementara untuk layanan standar, sistem mendukung pembayaran instan per panggilan (pay-per-call).
​Keunggulan utama yang diusung OKX AI adalah fitur "shared identity". Setiap AI agent memiliki satu identitas permanen yang mengumpulkan reputasi di seluruh platform, tanpa memandang jenis tugas atau metode pembayarannya. Langkah inovatif ini mendapat dukungan dari berbagai pemain besar di ekosistem teknologi dan blockchain, seperti AltLayer, Amazon Web Services (AWS), CertiK, DAPPOS, Ethereum Foundation, Opentensor Foundation, Solana Foundation, dan StraitsX.