Pendiri sekaligus CEO Custodia Bank, Caitlin Long, memproyeksikan bahwa seluruh saham yang tercatat di bursa utama Wall Street akan beralih ke bentuk token digital (tokenized stocks) dalam rentang waktu 12 hingga 24 bulan ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan Long dalam diskusi panel ajang Wyoming Blockchain Symposium di Jackson Hole pada Rabu (19/8). Ia menegaskan bahwa perdagangan saham berbasis onchain akan berlangsung aktif di bursa raksasa seperti New York Stock Exchange (NYSE) dan NASDAQ seiring pesatnya integrasi teknologi aset digital ke pasar modal tradisional.
Menurut Long, percepatan tren tokenisasi sekuritas tersebut akan menjadi pemicu utama perombakan infrastruktur likuiditas moneter modern. Perdagangan saham berbasis token secara otomatis menuntut penyelesaian transaksi (settlement) yang instan dan beroperasi tanpa henti (24/7), yang pada akhirnya akan memaksa integrasi dolar tertokenisasi (tokenized dollars) ke dalam sistem perbankan konvensional, terlepas dari kesiapan institusi perbankan saat ini.
Pernyataan veteran perbankan Wall Street ini sejalan dengan manuver agresif institusi keuangan global yang mulai membangun infrastruktur pasar modal onchain. Sebelumnya, operator bursa Intercontinental Exchange telah mengembangkan platform sekuritas tertokenisasi untuk NYSE guna memfasilitasi transaksi saham pecahan (fractional shares) serta penyelesaian instan menggunakan instrumen setara kas digital.



