asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT68,766.2-1625.34 ( -2.31% )
CHESSUSDT0.00873+0.00004 ( +0.46% )
ETHUSDT2,019.14-92.11 ( -4.36% )
NKNUSDT0.0096-0.0009 ( -8.57% )
NRNUSDT0.00992-0.00557 ( -35.96% )
SLVONUSDT73.7+0.15 ( +0.2% )
SOLUSDT82.86-4.25 ( -4.88% )
WHITEWHALEUSDT0.06127-0.0268 ( -30.43% )
XRPUSDT1.4008-0.0421 ( -2.92% )
Powered by
News

CEO OKX Kritik CZ: Listing Token CEX Wajib Bertanggung Jawab

User
February 11, 2026 | 03:17 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 11, 2026 | 03:17 WIB
CEO OKX Kritik CZ: Listing Token CEX Wajib Bertanggung Jawab

CEO OKX, Star Xu, menyampaikan kritik tajam terhadap pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ). Kritik ini berkaitan dengan perbedaan prinsip mendasar dalam listing aset kripto di exchange terpusat atau CEX. Dalam pernyataannya pada 10 Februari, Xu menegaskan bahwa CEX memiliki kewajiban yang berbeda dengan exchange terdesentralisasi atau DEX. Oleh karena itu, setiap keputusan untuk listing token di CEX harus disertai dengan tanggung jawab penuh.

​Perdebatan ini bermula ketika CZ membela strategi Binance yang agresif dalam listing beragam token, termasuk koin meme yang memiliki volatilitas tinggi. Melalui akun X-nya, CZ mempertanyakan standar ganda publik yang memuji DEX karena listing semua token, namun mengkritik CEX saat melakukan hal serupa. Ia berpendapat bahwa exchange seharusnya berfungsi sebagai penyedia akses ke segala jenis aset bagi pengguna.

​Menanggapi logika tersebut, Xu menolak penyamaan fungsi antara kedua jenis exchange ini. Ia menyatakan bahwa nilai-nilai yang dianut OKX sangat berbeda dari Binance secara fundamental. Menurut Xu, CEX memegang kendali atas dana dan kepercayaan nasabah, serta terikat kepatuhan hukum dan regulasi, sehingga tidak dapat disamakan dengan protokol DEX yang bersifat terbuka. Ia menekankan bahwa kebebasan akses tidak boleh menjadi alasan bagi CEX untuk melepaskan tanggung jawab dalam menyaring kualitas aset demi keamanan investor.

Copiedbagikan