


​Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, menyatakan bahwa market kripto telah bergeser dari aset spekulatif berbasis momentum menjadi taruhan kontrarian. Pergeseran ini terjadi seiring dengan rotasi modal besar-besaran investor ke sektor kecerdasan buatan (AI) yang menawarkan imbal hasil lebih menjanjikan, di mana indeks Nasdaq-100 tercatat naik 43% dari tahun ke tahun. Sementara untuk saat ini kapitalisasi market kripto secara total telah menyusut ke angka sekitar $2,38 triliun, turun sekitar 46% dari puncaknya pada Oktober 2025.
​Berbeda dengan pola sebelumnya di mana Bitcoin (BTC) menjadi aset pelarian utama, tren penurunan kali ini menunjukkan arus modal yang beralih ke token dengan kapitalisasi lebih kecil yang memiliki fundamental kuat. Sebagai contoh, token Hyperliquid (HYPE) berhasil naik 72% berkat mekanisme buyback dari biaya perdagangan, dengan sekitar $1,16 miliar nilai pembelian kembali sejak peluncuran. Selain itu, Stellar (XLM) melonjak sekitar 50% setelah pengumuman integrasi platform sekuritas tokenisasi milik DTCC.
​Hougan menilai bahwa market saat ini lebih menghargai fundamental daripada sentimen sesaat, yang menuntut kesabaran serta pandangan jangka panjang dari para investor. Meskipun ketidakpastian seputar regulasi CLARITY Act masih menjadi penghambat bagi aliran dana institusional, beberapa analis seperti Nick Ruck dari LVRG Research melihat bahwa kripto kini mulai muncul sebagai pilihan strategis bagi investor yang mencari potensi keuntungan di market yang semakin matang.