Pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ) menyarankan negara yang ingin membangun cadangan kripto mengalokasikan lebih dari 50% portofolionya ke Bitcoin dan sekitar 10-20% ke Ethereum. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Bitcoin Asia 2026 di Hong Kong.
Menurut CZ, pendekatan paling sederhana adalah memilih lima aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, tidak termasuk stablecoin, kemudian membagi cadangan berdasarkan proporsi kapitalisasi pasar masing-masing. Dengan metode tersebut, Bitcoin akan mendapatkan porsi lebih dari 50%, diikuti Ethereum sekitar 10-20%, serta aset besar lainnya seperti BNB dan Solana.
CZ menilai negara tidak perlu menempatkan seluruh cadangan kriptonya hanya pada Bitcoin. Alasannya bukan karena ia meragukan BTC, melainkan karena keberadaan blockchain lain justru membantu memperbesar industri kripto secara keseluruhan. Menurutnya, jika industri hanya memiliki Bitcoin, perkembangan ekosistem akan berjalan jauh lebih lambat.
Blockchain lain juga dinilai dapat menjadi tempat pengujian inovasi baru yang pada akhirnya berpotensi memberi manfaat bagi Bitcoin. Karena itu, CZ melihat perkembangan Ethereum, BNB Chain dan blockchain lainnya bukan sebagai ancaman bagi BTC, melainkan bagian dari ekosistem yang saling mendorong pertumbuhan.


.png)
