


Penjualan dompet kripto fisik (hardware wallet) di sejumlah marketplace Rusia melonjak tajam sepanjang paruh pertama 2026. Raksasa ritel M.Video melaporkan penjualan cold wallet pada kuartal II 2026 meroket hingga 107% dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara platform Wildberries mencatat kenaikan permintaan sebesar 84% secara tahunan. Merek Ledger mendominasi hampir 30% dari total unit yang terjual, disusul Trezor di angka lebih dari 20%.
​Lonjakan permintaan ini terjadi seiring disahkannya undang-undang regulasi pasar kripto baru oleh Presiden Vladimir Putin pada awal Agustus 2026, yang dijadwalkan berlaku efektif per 1 September. Aturan baru tersebut memperketat pengawasan dengan menghadirkan sistem kustodian resmi, serta membatasi pembelian kripto bagi investor ritel biasa maksimal 300.000 rubel per tahun melalui perantara terdaftar.
​Meski aturan anyar ini tidak melarang kepemilikan dompet pribadi (self-custody) maupun mewajibkan pendaftaran perangkat fisik, pemerintah menerapkan masa jeda (cooling-off period) selama 48 jam untuk penarikan dana di atas 100.000 rubel ke wallet non-kustodian. Pakar hukum setempat menegaskan kepemilikan hardware wallet tetap legal, namun transaksi di luar sistem kustodian resmi Rusia wajib dilaporkan ke otoritas pajak.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.