


​Dua turis asal Amerika Serikat ditangkap kepolisian Chiba, Jepang, setelah nekat menyusup ke kandang monyet di Kebun Binatang Ichikawa. Melansir laporan media lokal Jepang pada Rabu (20/5), aksi ilegal Reid Jahnai Daysun dan Neal Jabahri Duan ini dilakukan demi mempromosikan token berbasis Solana bernama Just a Memecoin. Dalam video yang viral, Daysun memanjat pagar pembatas menggunakan kostum emoji senyum, sementara Duan merekam aksi tersebut untuk mendongkrak popularitas aset mereka.
​Aksi nekat ini sempat memicu kepanikan kawanan monyet macaque, termasuk Punch, monyet muda yang sedang viral di internet. Beruntung, petugas keamanan bergerak cepat mengamankan pelaku sebelum sempat menyentuh satwa. Meski kedua pelaku membantah dakwaan gangguan bisnis, aksi ekstrem ini berhasil memicu lonjakan harga di pasar kripto, di mana token Meme langsung meroket tajam hingga tiga puluh lima persen dalam sepekan terakhir.
​Merespons insiden itu, tim developer Just a Memecoin mengimbau komunitasnya untuk tetap mematuhi hukum dan mendonasikan dana satu juta yen (sekitar $6.300) sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada kebun binatang. Di sisi lain, manajemen Kebun Binatang Ichikawa kini memperketat pengawasan dengan memasang jaring pengaman tambahan, mengerahkan patroli konstan, serta mengkaji larangan merekam video di area sensitif.