asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT73,404.3-2410.14 ( -3.18% )
ETHUSDT1,991.36-90.0 ( -4.32% )
HYPEUSDT57.13-5.63 ( -8.97% )
INSPUSDT0.000615-0.000323 ( -34.43% )
MAPOUSDT0.001774-0.000429 ( -19.47% )
QUICKUSDT0.00778-0.00091 ( -10.47% )
SOLUSDT81.17-2.5 ( -2.99% )
SUIUSDT0.921-0.0727 ( -7.32% )
Powered by
News - Web3

Dianggap Terlantar, 3,79 Juta BTC Ingin Disita Penggugat Anonim Lewat Pengadilan New York

User
May 28, 2026 | 06:03 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 28, 2026 | 06:03 WIB
Dianggap Terlantar, 3,79 Juta BTC Ingin Disita Penggugat Anonim Lewat Pengadilan New York

​Sebuah gugatan hukum di pengadilan New York berusaha mengklaim kepemilikan atas 39.069 wallet Bitcoin tidak aktif yang menyimpan total 3,79 juta BTC senilai $285 miliar. Gugatan yang diajukan oleh seorang penggugat anonim, dimana ia berdalih aset tersebut harus diperlakukan sebagai properti terlantar berdasarkan Hukum Properti Personal New York setelah sebelumnya dilaporkan ke NYPD dan melalui proses notifikasi on-chain yang efektivitasnya diragukan para pelaku industri.

​Gugatan ini langsung memicu skeptisisme besar dari para analis, developer, hingga founder di industri kripto karena dinilai mustahil dieksekusi secara teknis. Bitcoin beroperasi secara desentralisasi tanpa otoritas pusat dan divalidasi oleh ribuan operator node independen di seluruh dunia yang tidak akan mengubah protokol demi mematuhi perintah pengadilan. Secara hukum, keputusan pengadilan untuk mentransfer BTC dormant hanya bisa dieksekusi jika private key wallet tersebut dapat disita secara fisik melalui jalur hukum tradisional.

​CTO Ripple, David Schwartz, ikut memberikan sindiran tajam di platform X dengan menyebut bahwa pengadilan bisa saja menyetujui hal konyol seperti ini, namun putusan tersebut tidak akan memiliki kekuatan praktis di jaringan utama Bitcoin. Meski begitu, Schwartz memberikan satu pengecualian pada jaringan Bitcoin SV (BSV), faksi fork yang terhubung dengan Craig Wright. Berbeda dengan Bitcoin utama, tata kelola BSV secara historis dinilai lebih terbuka terhadap tekanan hukum eksternal, mengingat Wright sendiri di masa lalu kerap menggunakan jalur pengadilan untuk mengklaim hak kekayaan intelektual dan aset terkait BTC.

Copiedbagikan