asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT74,712.0-2600.0 ( -3.36% )
EDENUSDT0.1108-0.0605 ( -35.32% )
ETHUSDT2,031.28-91.71 ( -4.32% )
HYPEUSDT55.44-3.77 ( -6.37% )
MAPOUSDT0.001868-0.000225 ( -10.75% )
PROVEUSDT0.2697-0.032 ( -10.61% )
SOLUSDT82.27-4.73 ( -5.44% )
SUIUSDT1.006-0.1028 ( -9.27% )
U2UUSDT0.000511+0.000089 ( +21.09% )
Powered by
News - Web3

Dibuka di Pengadilan, Jane Street Dituduh Berkoordinasi di Telegram untuk Short LUNA & Dump UST

User
May 22, 2026 | 04:03 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 22, 2026 | 04:03 WIB
Dibuka di Pengadilan, Jane Street Dituduh Berkoordinasi di Telegram untuk Short LUNA & Dump UST

​Dokumen gugatan hukum terhadap Jane Street Group, resmi dibuka tanpa sensor oleh likuidator Terraform Labs di pengadilan Manhattan pada Rabu (20/5). Melansir berkas tuntutan yang pertama kali diajukan administrator Todd Snyder sejak Februari tahun lalu, bagian sensor yang baru dibuka ini membongkar bahwa Jane Street memanfaatkan informasi insider lewat grup Telegram rahasia bernama “Bryce’s secret” untuk meraup keuntungan ilegal dari runtuhnya ekosistem Terra-Luna senilai $40 miliar pada 2022 lalu.

​Grup Telegram tersebut dibuat oleh karyawan Jane Street, Bryce Pratt, untuk membocorkan data rahasia dari petinggi Terraform Labs. Informasi rahasia ini dipakai eksekutif Jane Street untuk menyelamatkan aset mereka dengan menjual seluruh kepemilikan UST senilai $192 juta tepat di hari depeg terjadi. Langkah ini membuat mereka sukses menghindari kerugian massal yang diderita investor lain di industri kripto.

​Setelah mengamankan aset, Jane Street langsung berbalik mengambil posisi short sell berskala besar pada token UST dan LUNA. Mereka nekat melakukan aksi ini setelah mendapat bocoran bahwa rencana bailout dari Jump Trading berpotensi gagal. Dari manipulasi ini, Jane Street dilaporkan mengantongi keuntungan bersih sebesar $19 juta dari posisi UST dan lebih dari $115 juta dari posisi LUNA.

​Dokumen ini juga membongkar bahwa trader Jane Street sempat panik ketika alamat wallet kripto mereka mulai terendus oleh analis on-chain. Untuk menutupi jejak digital, mereka sengaja menghapus semua riwayat informasi yang menghubungkan perusahaan dengan wallet tersebut. Meski Jane Street sempat berkilah bahwa gugatan ini tidak berdasar, bukti chat di balik layar yang bocor kini menjadi sorotan.

Copiedbagikan